TUGAS PENGANTAR ANTROPOLOGI
Juni 17, 2009, 11:57 am
Filed under: Uncategorized
Filed under: Uncategorized
Nama : Raihatul Jannah
NIM : A1A107011
Mata kuliah : Pengantar Antropologi
TUGAS PENGANTAR ANTROPOLOGI
SOAL :
- Bagaimana memindahkan personality dibangun atas pilar pengetahuan, perasaan dan naluri dalam tindakan manusia?
- Jelaskan dan mantapkan dengan contoh konkret, bagaimana tiga wujud kebudayaan berpindah pada kebudayaan suatu masyarakat!
- Bagaimana kita memaknai konsep migrasi, akulturasi, dan asimilasi dalam memahami masyarakat Banjar?
- Tidak diragukan lagi, Indonesia adalah Negara dengan sumber daya alam melimpah ruah, tetapi bagaimana kita memahami dalam pandang kaji kebudayaan, kenapa kekayaan sumber daya alam tersebut tidak menjadikan masyarakat mendapatkan tingkat kemakmuran memadai?
- Ditinjau dari kajian teori kebudayaan, apa penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan, dan atau, penerapan penemuan-penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan?
JAWABAN :
- Memindahkan personality (kepribadian) dibangun atas pilar pengetahuan, perasaan, dan naluri dalam tindakan manusia. Kepribadian adalah cerminan dari kebiasaan suatu masyarakat yang erat kaitannya dengan adapt istiadat (budaya). Pengetahuan ditimbulkan oleh rasa ingin tahu yang dimiliki manusia akan kondisi yang ada disekitarnya sehingga dia bias mengatasi kondisi tersebut demi keberlangsungan hidupnya . Perasaan yang dimiliki oleh manusia itu yang dipengaruhi oleh pengetahuannya akan terbentuk dalam suatu bentuk nilai yaitu positif dan negatif. Naluri adalah sesuatu keinginan atau dorongan yang memang sejak dilahirkan kedunia sudah dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Personality apabila dibangun di atas pilar pengetahuan yang pernah diterimanya maka manusia itu dalam bertindak tidak terlepas dari perasAaan dan naluri, sehingga orang tersebut dalam bertindak berusaha semaksimal mungkin untuk berperilaku positif. Dan berusaha untuk tidak melakukan tindakan yang negatif.
- Tiga wujud kebudayaan terpindah pada kebudayaan suatu masyarakat, wujud yang pertama adalah wujud ideal dari kebudayaan siatnya abstrak,tidak dapat diraba atau difoto. Lokasinya ada di dalam kepala atau dengan kata lain,dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan itu hidup. Wujud kedua dari kebudayaan yang disebut sistem sosial, mengenai tindakan berpola dari manusia itu sendiri. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia-manusia yang berinteraksi, berhubungan, serta bergaul satu dengan yang lainnya. Wujud ketiga dari kebudayaan disebut kebudayaan fisik yaitu brupa seluruh total dari hasil fisik dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat maka sifatnya paling konkret, dan berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba ,dilihat dan difoto. Contoh konkretnya : seseorang ingin membuat kue, dengan ide untuk membuat kue maka seseorang tersebut berusaha dengan semaksimal mungkin membuat kue yang rasanya enak, dengan usaha itu maka jadilah sebuah atau beberapa kue yang enak.
- Memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam memahami masyarakat Banjar, migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah kedaerah lain. Akulturasi adalah proses perubahan dimana terjadi penyatuan dua kebudayaan yang berbeda. Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru. Masyarakat Banjar adalah masyarakat yang sebagian kebudayaannya sudah berubah akibat adanya migrasi penduduk Jawa atau lainnya ke daerah Banjar kemudian adanya akulturasi kebudayaan antara kebudayaan Jawa dengan kebudayaan Banjar dan pada selanjutnya asimilasi dengan tercampurnya kebudayaan Jawa dengan kebudayaan Banjar maka hilanglah kebudayaan asli keduanya sehingga membentuk kebudayaan baru.
- Indonesia adalah negara dengan Sumber Daya Alam melimpah ruah, tetapi kekayaan Sumber Daya Alam tersebut tidak menjadikan masyarakat mendapatkan tingkat kemakmuran memadai, dipandang dari kaji kebudayaan, Indonesia terkenal akan negara yang konsumtif karena Sumber Daya Manusia nya kurang berkualitas. Sumber Daya Alam banyak dikeruk oleh orang luar negeri. Jadi hasil dari Sumber Daya Alam yang sudah ada banyak diambil oleh orang asing sedangkan Negara Indonesia hanya sedikit mendapatkan keuntungan dari Sumber Daya Alam tersebut. Indonesia menanggung dampak negatifnya yaitu rusaknya lingkungan sehingga menyebabkan bencana alam yang menimpa.
- Di tinjau dari kajian kebudayaan , penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan dan atau penerapan penemuan-penemuan baru dalam pembaruan pendidikan itu disebabkan kurangnya kesadaran dan kreativitas guru untuk menemukan sesuatu yang bias bermanfaat bagi dunia pendidikan dan upaya peningkatan mutu suatu pendidikan dan kurangnya keahlian dan penghargaan pemerintah terhadap guru sehingga guru kurang terangsang untuk kreatif menciptakan suatu penemuan-penemuan baru untuk pembaruan pendidikan.
Tinggalkan sebuah Komentar


